Langsung ke konten utama

essay fisika : KINEMATIKA DAN FENOMENA DALAM BIOTEKNOLOGI

rangkuman kinematika





Gerak pada dasarnya ditandai dengan perpindahan, kecepatan, serta percepatan. Konsep gerak dalam kehidupan sehari-hari merupakan bagian penting yang signifikan dalam fisika, konsep ini disebut dengan “Mekanika”. Mekanika adalah cabang ilmu fisika yang mempelajari tentang gerak serta konsep-konsep yang berhubungan dengan gaya dan massa. Hal paling mendasar dalam mekanika adalah gerak, cabang mekanika yang mempelajari sifat gerak adalah kinematika. 

Fenomena pada Bidang Bioteknologi
Pada bidang bioteknologi, tentu ada konsep kinematika. Misalnya, enzim. Enzim menjadi aspek penting dalam beberapa teknologi di bidang bioteknologi. Pergerakan molekul-molekul enzim dalam sebuah teknologi mungkin akan dapat dianalisis dengan menggunakan konsep kinematika. Gerak enzim perlu dipercepat dan perlu diperlambat dalam kasus yang berbeda. Perlu diperlambat, apabila jumlah produk yang perlu diolah enzim terlalu banyak. Cara kerja enzim adalah mengikat ke satu atau lebih molekul reaktan. Molekul-molekul ini adalah substrat enzim. Dalam beberapa reaksi, satu substrat dipecah menjadi beberapa produk. Di tempat lain, dua substrat bersatu untuk membuat satu molekul yang lebih besar atau untuk menukar potongan.

Permasalahan dan penyelesaian dalam bidang bioteknologi
Sering kali kita memakan daging sapi yang masih alot. hal itu menyebabkan gigi kita sakit dan selera makan jadi hilang. Dalam bioteknologi, kita dapat membuat solusi penyelesaian berbasis bioteknologi berupa penambahan enzim pemecah ikatan peptida (protease) dari bahan dasar alami. Protease merupakan enzim yang dapat menghidrolisis protein menjadi senyawa yang lebih sederhana, seperti peptida dan asam amino. Daging merupakan kumpulan dari jaringan ikat otot dan yang terdiri atas banyak protein. Protein merupakan gabungan asam amino yang dihubungkan bersama dalam rantai peptida untuk menghasilkan molekul yang lebih besar. Faktor utama yang mempengaruhi keempukan daging adalah efek aktomiosin atau integritas miofibril dan kuat lemahnya jaringan ikat.
Solusi agar daging menjadi empuk adalah dengan memutus ikatan-ikatan dalam protein supaya menjadi molekul yang lebih sederhana lagi. Di sinilah kita memerlukan enzim pemecah ikatan peptida (protease). Salah satu tanaman yang mengandung protease adalah nanas. Bagian nanas yang mengandung enzim protease adalah buah, kulit buah, bonggol buah, dan daun. Namun agar rasa daging tetap nikmat dapat digunakan bagian buah atau bonggolnya.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

fisika: konsep cahaya

 konsep cahaya cahaya   adalah gelombang elektromagnetik, sehingga cepat rambat cahaya  sama dengan cepat rambat gelombang elektromagnetik, yaitu 3.10-8 m/s.  Cahaya merupakan suatu bentuk energi yang sangat penting yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup yang ada di bumi. Tanpa adanya cahaya kehidupan di bumi pun dipastikan tidak dapat berjalan sempurna. Semua makhluk hidup menggantungkan hidupnya baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap keberadaan cahaya. Tumbuhan membutuhkan cahaya sebagai bahan fotosintesis, jika tumbuhan tidak mendapatkan cahaya maka tumbuhan tidak akan melakukan proses fotosintesis sehinga tidak dapat mengeluarkan oksigen. fenomena pada bidang bioteknologi Ilmuwan menggunakan teknik baru untuk membuat tanaman hias jadi dekorasi yang semakin menarik. Tanaman menyala yang dibuat di dalam laboratorium dengan menggunakan gen jamur bercahaya. Melansir The Guardian, Selasa (28/4/2020), tanaman yang dapat memancarkan cahaya ini...

ESAI FISIKA: Radioaktifitas

 A. Uraian Materi Radioaktivitas adalah kemampuan atau proses inti atom yang tak stabil menjadi inti yang stabil dengan melepas partikel  sub-atomik energik atau sinar radiasi elektromagnetik.. Proses perubahan ini disebut dengan peluruhan. Saat peluruhan inti atom yang tak-stabil mengalami perubahan menjadi inti atom yang lain, atau dapat dikatakan berubahnya suatu unsur radioaktif menjadi unsur yang lain. FENOMENA DALAM BIOTEKNOLOGI Radioisotop merupakan suatu isotop yang tidak stabil atau radioaktif dari sebuah unsur yang dapat berubah massa atomnya, dengan memberikan radiasi. Radioisotop memiliki banyak manfaat dalam kehidupan manusia.  Radioisotop banyak digunakan didalam penelitian biologi dan kedokteran. Penggunaan isotop radioaktif digunakan untuk memberikan label dan mendeteksi suatu rantai gen atau protein seiring dengan perkembangan ilmu Bioteknologi. Radioisotop digunakan secara meluas untuk kepentingan penelitian semata hingga pada aplikasi praktis di lapanga...